Welcome to Pengadilan Negeri Bajawa   Click to listen highlighted text! Welcome to Pengadilan Negeri Bajawa Powered By GSpeech

Level A conformance,
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0 ,
         HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and Semantics

 

http://translate.google.com/translate?hl=id&langpair=id|en&u=http://pn-bajawa.com/ http://translate.google.com/translate?hl=id&langpair=id|zh-CN&u=http://pn-bajawa.com/ http://translate.google.com/translate?hl=id&langpair=id|ko&u=http://pn-bajawa.com/ http://translate.google.com/translate?hl=id&langpair=id|de&u=http://pn-bajawa.com/

 

Jadwal Sidang Hari Ini

Selain dapat dilihat pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara, Anda dapat melihat jadwal persidangan hari ini dengan klik gambar diatas.

Penelusuran Perkara

Telusuri serta awasi jalannya proses penyelesaian perkara anda secara online pada aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara.

Prosedur Gugatan Sederhana

Syarat dan tata cara Gugatan Sederhana / Small Claim Court mengacu pada PERMA No. 2 Tahun 2015 untuk mempercepat proses penyelesaian sengketa bisnis

Direktori Putusan

Akses untuk publik mengenai salinan elektronik putusan Pengadilan Negeri Bajawa yang telah diunggah pada Direktori Putusan Mahkamah Agung

Tata Tertib Persidangan

A. Tata Tertib Umum

Pihak pengadilan memiliki panduan mengenai tata tertib yang harus ditaati oleh semua orang yang memasuki gedung Pengadilan:

  1. Ketua Majelis Hakim bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dari semua pihak yang hadir di ruang sidang. Semua yang hadir di ruang sidang harus mentaati semua perintah yang dikeluarkan oleh Ketua Majelis Hakim.
  2. Semua orang yang hadir di ruang sidang harus selalu menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan. Jika ada satu pihak yang tidak menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan, maka Ketua Pengadilan dapat memerintahkan individu tersebut untuk dikeluarkan dari ruang sidang dan bahkan dituntut secara pidana.
  3. Mengenakan pakaian yang sopan.
  4. Berbicara dengan suara yang jelas ketika seorang hakim atau penasehat hukum mengajukan pertanyaan, sehingga para hakim yang lain dapat mendengar dengan jelas.
  5. Memanggil seorang hakim dengan sebutan “Yang Mulia” dan seorang Penasihat Hukum dengan sebutan “Penasihat Hukum”
  6. Berbagai benda berikut ini tidak diperkenankan untuk dibawa ke ruang sidang:

        - Senjata api
        - Benda tajam
        - Bahan peledak
        - Peralatan atau berbagai benda yang dapat membahayakan keamanan ruang sidang.


Petugas keamanan dapat melakukan penggeledahan setiap orang yang dicurigai memiliki salah satu atau lebih dari berbagai benda diatas. Siapa saja yang kedapatan membawa salah satu dari benda diatas akan diminta untuk menitipkannya di tempat penitipan khusus di luar ruang sidang. Ketika yang bersangkutan hendak meninggalkan ruang sidang, petugas keamanan dapat mengembalikan berbagai benda tersebut. Bahkan, pengunjung yang kedapatan membawa berbagai benda tersebut diatas ke dalam ruang sidang dapat dikenai dengan tuntutan pidana.

  1. Dilarang membuat kegaduhan, baik didalam maupun diluar ruang sidang
  2. Duduk rapi dan sopan selama persidangan
  3. Dilarang makan dan minum di ruang sidang.
  4. Dilarang merokok baik di ruang sidang maupun di dalam gedung pengadilan.
  5. Wajib mematikan telepon genggam selama berada di ruang sidang
  6. Dilarang membawa anak-anak dibawah umur 12 tahun, kecuali Majelis Hakim menghendaki anak tersebut   menghadiri persidangan
  7. Membuang sampah pada tempatnya.
  8. Dilarang menempelkan pengumuman atau brosur dalam bentuk apapun di dalam gedung pengadilan tanpa adanya ijin tertulis dari Ketua Pengadilan.
  9. Untuk melakukan rekaman baik kamera, tape recorder maupun viderecorder, di mohon untuk meminta ijin terlebih dahulu kepada Majelis Hakim


Para pengunjung yang datang ke ruang sidang untuk melihat jalannya sidang perkara, tetapi bukanlah merupakan saksi atau terlibat dalam sidang perkara tersebut, diharapkan untuk mematuhi berbagai ketentuan sebagai berikut:

  1.  Wajib menghormati institusi Pengadilan seperti yang telah disebutkan diatas.
  2.  Wajib menaati semua tata tertib yang telah disebutkan diatas.
  3.  Dilarang berbicara dengan pengunjung yang lain selama sidang berlangsung.
  4.  Dilarang berbicara memberikan dukungan atau mengajukan keberatan atas keterangan yang diberikan oleh saksi  selama persidangan.
  5. Dilarang memberikan komentar/saran/tanggapan terhadap sesuatu yang terjadi selama persidangan tanpa ijin Majelis Hakim
  6. Dilarang berbicara keras diluar ruang sidang yang dapat menyebabkan suara masuk ke ruang sidang dan mengganggu jalannya persidangan.
  7. Dilarang keluar masuk ruang persidangan untuk alasan-alasan yang tidak perlu karena akan mengganggu jalannya persidangan.
  8. Pengunjung yang ingin masuk atau keluar ruang persidangan harus meminta ijin kepada Majelis Hakim


Terdapat beberapa tambahan tata tertib yang harus diikuti dalam persidangan Perdata/ Niaga/PHI, yaitu:

    Untuk perkara Perdata sidang dimulai tepat jam 10:00 WIB. Para pihak diharapkan hadir 15 menit sebelumnya.
    Para pihak diwajibkan untuk melaporkan kehadirannya kepada Panitera Pengganti
    Wajib mempersiapkan segala hal yang akan menjadi agenda persidangan:
        Surat Kuasa
        Jawaban
        Saksi
        Bukti
        Replik
        Duplik
Mencari informasi mengenai ruang sidang (nama ruang dan lantainya) melalui layar monitor yang tersedia di depan ruang sidang
Semua peserta sidang diwajibkan menunggu di ruang tunggu sampai Majelis Hakim memasuki ruang sidang. Selama menunggu, para pihak/pengunjung persidangan diharap tenang

Terdapat beberapa tambahan tata tertib yang harus diikuti dalam persidangan pidana, yaitu:

  1. Bila anda adalah saksi atau terdakwa yang tidak ditahan, diharapkan datang 15 menit sebelum jadwal yang sudah ditentukan.
  2. Para pihak diwajibkan untuk melaporkan kehadirannya kepada Panitera Pengganti dan pada Jaksa yang menangani perkara tersebut
  3. Sebelum dimulainya sidang pengadilan, panitera, Jaksa Penuntut Umum Penasehat Hukum dan pengunjung yang hadir haruslah sudah duduk di tempatnya masing-masing. Semua orang harus berdiri ketika Majelis Hakim memasuki dan meninggalkan ruang sidang.
  4. Para saksi dipanggil satu demi satu untuk memasuki ruang sidang, yang diputuskan oleh Ketua Majelis Hakim, sesudah mendengarkan masukan dari pihak Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa atau Penasihat Hukum dari terdakwa. Sesudah seorang saksi memberikan kesaksian, yang bersangkutan diwajibkan untuk duduk di area pengunjung dan mendengarkan keterangan dari para saksi yang lain. Seorang saksi sidang dapat meninggalkan ruang sidang sesudah mendapatkan ijin dari Ketua Majelis Hakim, kecuali bila Jaksa Penuntut Umum atau terdakwa atau Penasihat Hukum terdakwa menginginkan saksi tersebut untuk tetap berada di ruang sidang.



B. Tata Tertib Persidangan

  1. Pada saat Majelis Hakim Memasuki dan Meninggalkan Ruang Sidang, semua yang hadir berdiri untuk menghormati.
  2. Selama sidang berlangsung , pengunjung sidang harus duduk dengan sopan dan tertib ditempatnya masing-masing dan memelihara ketertiban dalam ruang sidang.
  3. Pengunjung sidang dilarang makan, nimum, merokok, membaca Koran, atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya sidang (HP agar dimatikan/ tidak menelpon atau menerima telepon via HP).
  4. Dalam Ruang Sidang siapapun wajib menunjukkan sikap hormat kepada Pengadilan.
  5. Siapapun dilarang membawa senjata api, senjata tajam, bahan peledak, atau alat maupun benda yang dapat membahayakan keamanan sidang dan siapa yang membawanya wajib menitipkan pada tempat yang disediakan khusus untuk itu, yaitu di Panitera Muda Pidana;
  6. Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Ketua Sidang untuk memelihara tata tertib di persidangan, wajib dilaksanakan dengan segera dan cermat.
  7. Tanpa Surat Perintah, Petugas Keamanan Pengadilan karena tugas jabatannya dapat mengadakan Penggeledahan Badan untuk menjamin bahwa kehadiran seseorang di ruang sidang tidak membawa senjata, bahan atau alat maupun benda yang dapat membahayakan keamanan sidang.
  8. Pengambilan foto, rekaman suara, atau rekaman TV harus meminta ijin terlebih dahulu kepada Hakim Ketua Sidang.
  9. Siapapun di sidang pengadilan bersikap tidak sesuai dengan martabat Pengadilan dan tidak mentaati Tata Tertib Persidangan, dan setelah Hakim Ketua Sidang memberi peringatan, masih tetap melanggar Tata Tertib tersebut, maka atas perintah Hakim Ketua Sidang, yang bersangkutan dikeluarkan dari ruang sidang dan apabila pelanggaran tata tertib dimaksud bersifat suatu tindakan pidana, tidak mengurangi kemungkinan dilakukan Penuntutan terhadap pelakunya

Prosedur Mediasi

Mahkamah Agung RI telah menerbitkan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi guna mewujudkan mediasi yang efektif, efisien, cepat serta beritikad baik dalam penyelesaian perkara di Pengadilan Negeri Bajawa

 

Biaya Perkara

 

Ketua Pengadilan Negeri Bajawa telah menetapkan Surat Keputusan meliputi daftar panjar biaya perkara, biaya radius untuk pemanggilan / pemberitahuan serta biaya proses dalam penyelesaian perkara perdata di Pengadilan Negeri Bajawa

Prosedur Pengaduan

 

Syarat dan tata cara pengaduan mengacu pada Lampiran Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No 09 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya.

Permohonan Informasi

 

Ketua Mahkamah Agung RI pada tanggal 5 Januari 2011 telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1-144/KMA/SK/I/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan untuk memudahkan Anda mengakses informasi di Pengadilan

Kegiatan Pengadilan

Pada hari ini, Selasa 22 Mei 2018 pukul 08.30 WITA telah dilaksanakan Rapat Bulanan dan Rapat Tinjauan Manajemen yang bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Bajawa. Rapat Bulanan merupakan rapat rutin tiap bulan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Negeri Bajawa melibatkan semua Hakim, Calon Hakim, Panitera Pengganti, Pegawai Pengadilan Kesekretariatan dan Kepaniteraan serta Honorer. Sementara itu, Rapat Tinjauan Manajemen dilaksanakan salah satunya untuk mempersiapkan kegiatan surveillance pada Pengadilan Negeri Bajawa. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bajawa, YM Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H.,M.H., didampingi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bajawa, YM David P. Sitorus, S.H.,M.H., serta Panitera Pengadilan  Negeri Bajawa, Markus Meko, S.H.

Rapat hari ini mengevaluasi kinerja mulai dari peningkatan kepatuhan terhadap pengisian Case Tracking System agar secara konsisten mengisi pembaharuan data dalam jangka waktu 1 x 24 jam, konsistensi pengisian court calendar, peningkatan berita acara sidang, perawatan berkala terhadap barang milik Negara terutama alat-alat elektronik seperti PC, Laptop, AC, dan lain-lain, koordinasi dengan KPK RI perihal adanya kendala pengisian LHKPN bagi pegawai yang belum mengisi serta peningkatan terhadap kebersihan (utamanya 5 R).

Dalam mengevaluasi kinerja pegawai, Ketua mengutip pendapat Confucius, seorang Filsuf China yang menyebutkan bahwa “Seseorang yang melakukan kesalahan dan tidak membetulkannya telah melakukan satu kesalahan lagi”. Sehingga bilamana ada kesalahan yang dilakukan oleh pegawai hendaknya tidak mencari pembenaran atas kesalahan tersebut dan bukan melempar kesalahan tersebut kepada orang lain melainkan segera memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan sesuai SOP dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  Demikian pula dalam bekerja, Pimpinan mengutip pendapat Filsuf Jerman, yaitu Friedrich Engels yang menyebutkan bahwa “Satu ons aksi lebih berharga daripada satu ton teori”. Hendaknya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi semua pihak lebih mengedepankan aksi daripada hanya berbicara dan beretorika. Sekarang bukan lagi zamannya NATO (Not Action Talk Only) melainkan zaman sekarang hendaknya mengamalkan nilai-nilai kerja sebagai bagian dari ibadah. *ikaw

Pada hari ini, Senin 21 Mei 2018 telah dilaksanakan Apel pada Pengadilan Negeri Bajawa dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tahun 2018.  Apel Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tahun 2018 merupakan amanah dari Surat dari Menteri Sekretaris Negara RI Nomor. B 350/M.Sesneg/Set/TU.00.04/05/2018 tentang Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke - 110 Tahun 2018 dan Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor. 289/SEK/KS.00/05/2018 tanggal 18 Mei 2018, tentang Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke – 110 Tahun 2018.

Apel Harkitnas ke-110 Tahun 2018 dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bajawa selaku Pembina Upacara, YM Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H.,M.H., bertujuan untuk mengajak semua pihak pada Pengadilan Negeri Bajawa terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa ke depan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun tema peringatan Harkitnas ke-110 yang sesungguhnya jatuh pada tanggal 20 Mei 2018, yaitu “PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DI ERA DIGITAL”.

Dalam konteks Pengadilan Negeri Bajawa, pimpinan mengamanatkan agar semua pihak pada Pengadilan Negeri Bajawa senantiasa meningkatkan kompetensi dan skillnya dalam menyambut era digital. Di mulai peningkatan konten website, peningkatan serta konsistensi dalam pengisian (update) CTS (Case Tracking System) atau SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) dan inovasi-inovasi lain berbasis Teknologi Informasi. Oleh karena itu, diharapkan dengan kesadaran kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka Pengadilan Negeri Bajawa dapat mendukung terwujudnya Pengadilan Negeri Bajawa yang Agung. *ikaw

Pada hari ini Jumat, 18 Mei 2018 Pengadilan Negeri Bajawa melaksanakan apel rutin sebagaimana Surat Edaran Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum MA RI No. 2/DJU/KP02.1/6/2014 tentang Penegakan Disiplin di Lingkungan Peradilan Umum. Bahwa apel dilaksanakan setiap pagi pada hari Senin dan setiap sore pada hari Jumat yang diikuti oleh seluruh tenaga teknis (Hakim, Calon Hakim, Panitera, Jurusita dan ASN) dan non teknis (Honorer). Setiap apel menjadi momentum bagi Ketua Pengadilan Negeri Bajawa, YM Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H.,M.H., untuk memberikan pengarahan bagian dari fungsi pembinaan dan fungsi pengawasan. Pada kesempatan apel ini pula disampaikan oleh Ketua PN Bajawa mewakili segenap pimpinan mengucapkan selamat menyambut ibadah suci Puasa bagi Hakim, Calon Hakim dan pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri Bajawa. Disampaikan pula motivasi dari Ketua PN Bajawa untuk mengajak setiap stakeholder  selalu meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap publik. Walaupun sempat dikunjungi Penghubung Komisi Yudisial pada Nusa Tenggara Timur dan mendapat pujian terhadap website, situasi dan kondisi PN Bajawa serta pelayanan publiknya yang baik, agar semua pihak tetap tidak berpuas diri dan terus membenahi hal-hal yang dirasa belum optimal khususnya inovasi-inovasi yang berbasis kepada Teknologi Informasi.

Pimpinan juga menyorot agar  CTS/SIPP ditingkatkan lagi performanya karena informasi pengadilan tidak lagi terbatas menjadi kebutuhan para pihak terkait melainkan juga telah menjadi kebutuhan informasi publik sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Jo SK KMA RI Nomor : 1-144/KMA/SK/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan. *ikaw

Putusan Terbaru

Klinik Hukum

  • Adakah Larangan Suami-Istri Bekerja di Tempat yang Sama?

    Apakah ada aturan yang melarang suami istri bekerja di tempat yang sama?

  • Cara Menanggapi Pemberitaan Media yang Merugikan Nama Baik

    Saya sudah 3 kali diberitakan di koran dengan dugaan pungli yang menyebutkan nama lengkap beserta jabatan saya. Saya juga sudah 3 kali diberitakan hal yang sama di media online, serta disebarluaskan di Facebook. Tetapi selama ini saya hanya mendiamkan saja hal tersebut. Sampai saat ini, saya belum pernah diminta keterangannya oleh pihak berwajib terkait pemberitaan tersebut. Selama kami melaksanakan kegiatan yang diduga pungli tersebut, kami selalu memberikan laporan ke Polsek, Koramil, Polres, Kodim, serta Kejaksaan. Yang ingin saya tanyakan, apakah saya bisa menuntut media cetak serta online tersebut? Kalaupun bisa, dengan tuntutan apa? Pencemaran nama baik atau fitnah? Apakah tuntutan saya akan dianggap kedaluwarsa karena pemberitaan tersebut sudah 3 minggu yang lalu? Terima kasih atas pencerahannya.

  • Proses PKPU Sementara dan PKPU Tetap

    Bagaimanakah proses PKPU sementara dan PKPU tetap? Apakah merupakan suatu rangkaian proses atau terpisah satu sama lain?

  • Ketentuan Pengoperasian Balon Udara di Indonesia

    Apakah benar bahwa setiap penggunaan balon udara harus ada koordinasi dengan pihak bandara? Katanya supaya tidak terjadi kecelakaan dengan pesawat. Kalau tidak patuh, apa sanksinya?

Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech